✉️ Envelope Budget Unduh aplikasinya

BerandaKata riset

Efek awal baru: penanda waktu dan kenapa memulai jadi lebih mudah

Dai, Milkman, dan Riis melaporkan di Management Science pada 2014 bahwa volume pencarian Google untuk kata diet, kunjungan gym mahasiswa, dan komitmen tujuan di sebuah situs komitmen sama-sama meningkat setelah penanda waktu seperti awal pekan, awal bulan, awal tahun, awal semester, ulang tahun, dan hari libur. Penjelasan yang mereka ajukan adalah penanda waktu menciptakan periode pembukuan mental yang baru, sehingga kegagalan sebelumnya masuk ke periode yang sudah ditutup.

Batasnya lebih dulu: ini sampel Amerika

Studi ini dikerjakan di Amerika Serikat dengan data pencarian, data kunjungan gym mahasiswa, dan data situs komitmen berbahasa Inggris. Tidak ada satu pun pengukuran atas perilaku orang Indonesia di dalamnya, dan kami menyebutkannya di depan supaya tidak ada yang mengira halaman ini melaporkan bukti lokal. Yang berpindah dengan baik antar budaya adalah mekanismenya, yaitu bahwa penanda waktu memisahkan diri Anda yang sekarang dari diri Anda yang kemarin. Justru karena mekanismenya yang umum, daftar penanda waktunya harus diganti dengan kalender yang benar-benar dipakai di sini, dan di situlah halaman ini berbeda dari versi bahasa Inggrisnya.

Apa yang diukur

Lewat tiga studi arsip, Dai, Milkman, dan Riis mendokumentasikan apa yang mereka namai efek awal baru. Studi pertama memakai riwayat volume pencarian untuk kata diet. Studi kedua memakai data kunjungan gym oleh mahasiswa. Studi ketiga memakai komitmen tujuan yang dibuat orang di sebuah situs komitmen. Ketiganya menunjukkan pola yang sama: aktivitas yang berkaitan dengan memperbaiki diri meningkat setelah penanda waktu, termasuk awal pekan, awal bulan, awal tahun, awal semester, ulang tahun, dan hari libur. Perlu dicatat bahwa yang mereka ukur adalah kenaikan tepat setelah penanda waktu, bukan bukti bahwa perubahan itu bertahan setahun kemudian.

Mekanisme yang mereka ajukan

Penjelasannya adalah penanda waktu menandai berlalunya waktu, sehingga menciptakan banyak periode pembukuan mental baru dalam setahun. Periode baru mengerjakan dua hal. Pertama, ia memindahkan kegagalan sebelumnya ke periode yang sudah ditutup, sehingga kesalahan bulan lalu terasa milik orang yang sedikit berbeda dari Anda hari ini. Kedua, ia mendorong orang melihat hidupnya dari kacamata yang lebih luas, bukan dari urusan hari itu saja. Gabungan keduanya menaikkan dorongan untuk mengejar tujuan. Yang menarik untuk urusan uang, dua efek ini persis kebalikan dari perasaan yang muncul ketika Anda melihat satu saldo yang terus berjalan tanpa pernah ditutup.

Penanda waktu yang benar-benar dipakai di Indonesia

Di Amerika, contoh yang selalu dipakai adalah 1 Januari. Di sini kalender yang menggerakkan orang berbeda dan jumlahnya lebih banyak. Ada 1 Ramadan, yang secara budaya memang sudah berupa niat memulai ulang. Ada minggu-minggu setelah Lebaran, saat rangkaian pengeluaran terbesar baru selesai dan orang secara alami menghitung ulang. Ada awal tahun ajaran di bulan Juli, yang untuk rumah tangga dengan anak adalah reset anggaran sungguhan. Dan ada satu penanda waktu yang datang dua belas kali setahun serta paling sering diabaikan: hari gajian. Keempatnya bekerja dengan mekanisme yang sama, dan yang terakhir keunggulannya jelas, yaitu Anda tidak perlu menunggu lama.

Apa artinya untuk metode amplop

Anggaran yang direset tiap bulan memproduksi mekanisme ini sendiri alih-alih menunggu kalender. Dua belas reset setahun berarti dua belas momen ketika pemborosan bulan lalu resmi menjadi milik periode yang sudah ditutup, dan amplop yang baru diisi berdiri dengan angka penuh. Perbedaannya dengan melihat saldo rekening terasa nyata: saldo tidak pernah ditutup, sehingga kesalahan tiga minggu lalu masih ikut menempel pada angka hari ini. Kalau Anda gagal di tanggal sepuluh, Anda tidak perlu menunggu bulan depan; buat penanda waktu Anda sendiri di hari Senin berikutnya, isi ulang jatah mingguan, dan biarkan minggu yang buruk berhenti sebagai satu minggu.

Sumber

Semua sumber di bawah sudah diambil dan diperiksa. Temuannya ditulis sebagaimana sumbernya menyatakan.

Pertanyaan umum

Apakah ini berarti niat awal tahun benar-benar berhasil?

Yang ditunjukkan studi ini adalah aktivitas mengejar tujuan meningkat setelah penanda waktu, bukan bahwa perubahannya bertahan. Jadi awal Ramadan atau awal bulan memang memberi Anda dorongan awal yang nyata dan gratis, tapi dorongan itu bukan rencana. Cara memanfaatkannya adalah memakai momen itu untuk memasang struktur yang tetap bekerja setelah semangatnya turun, misalnya besaran amplop dan tanggal pengisiannya, bukan untuk membuat janji yang mengandalkan semangat.

Harus menunggu tanggal satu untuk memulai lagi?

Tidak. Justru itu manfaat praktis terbesarnya: penanda waktu ada banyak dan sebagian datang tiap pekan. Kalau anggaran Anda berantakan di tengah bulan, pakai hari Senin berikutnya, hari gajian, atau hari pertama setelah Lebaran sebagai titik mulai. Yang penting bukan tanggalnya, melainkan bahwa Anda benar-benar menutup periode sebelumnya, mencatat angkanya apa adanya, lalu mengisi ulang amplop dengan nominal yang sudah ditentukan.

Apakah efek awal baru terbukti mengubah perilaku jangka panjang?

Studi ini tidak menunjukkan itu, dan halaman ini tidak akan mengklaimnya. Yang terukur adalah kenaikan aktivitas setelah penanda waktu. Karena itu cara paling masuk akal memakainya adalah memperlakukan awal baru sebagai pemicu untuk memasang sesuatu yang otomatis, bukan sebagai bukti bahwa niat kali ini akan bertahan lebih lama daripada niat sebelumnya.

Jalankan anggaran ini di ponsel Anda

Envelope Budget menaruh amplop-amplop ini di saku Anda. Beri tugas untuk tiap nominal, catat pengeluaran begitu terjadi, dan lihat berapa yang benar-benar tersisa.

Unduh Envelope Budget

iPhone · catat manual, tanpa koneksi bank · uji coba gratis 7 hari

Terkait