Beranda › Metode mengatur uang
Kakeibo, Langkah demi Langkah
Kakeibo adalah metode pena dan kertas: di awal bulan Anda menulis penghasilan, mengurangi biaya tetap, menentukan nominal tabungan dan mengeluarkannya segera, lalu membagi sisanya ke empat kelompok yaitu bertahan hidup, pilihan, budaya, dan tak terduga. Selama sebulan Anda mencatat tiap belanja dengan tangan, lalu menutupnya dengan empat pertanyaan: berapa yang Anda punya, berapa yang Anda tabung, berapa yang Anda belanjakan, dan bagaimana Anda akan memperbaikinya.
Persiapan di awal bulan
Kakeibo kira-kira berarti buku catatan rumah tangga, dan ia dimulai dari satu halaman yang ditulis sebelum bulannya berjalan. Tulis penghasilan yang Anda harapkan bulan ini. Kurangi biaya tetap yang tidak bisa Anda geser: sewa, listrik dan air, asuransi, transportasi tetap, cicilan minimum, dan langganan yang sudah Anda putuskan untuk dipertahankan. Berikutnya, tentukan nominal tabungan dan keluarkan sekarang, bukan di akhir, karena tujuan menabung yang didefinisikan sebagai sisa bukanlah tujuan. Yang tersisa setelah biaya tetap dan tabungan adalah uang belanja Anda untuk sebulan, dan angka tunggal itulah yang dipaksa kakeibo untuk Anda tatap sebelum membelanjakan sepeser pun. Baru setelah itu Anda membaginya. Urutannya adalah metodenya: penghasilan, tetap, sisihkan, bagi.
Empat kelompoknya
Uang yang tersisa dibagi empat. Bertahan hidup menutup yang Anda perlukan untuk terus berjalan: belanja dapur, obat, ongkos ke tempat kerja, kebutuhan rumah. Pilihan menutup yang Anda pilih sendiri: makan di luar, jajan, kopi, belanja yang tidak mendesak. Budaya menutup buku, film, konser, kelas, apa pun yang Anda konsumsi untuk belajar atau menikmati. Tambahan menutup yang tak terduga dan tidak rutin: perbaikan, hadiah, kondangan, hal yang selalu terjadi tapi tidak pernah tepat waktu. Pembagiannya sengaja dibuat kasar. Empat kelompok cukup sedikit untuk dipegang di kepala saat berdiri di depan kasir, dan kasus-kasus di perbatasan memang dimaksudkan untuk membuat Anda berpikir. Buku yang dibeli impulsif di stasiun bisa dibilang pilihan, bukan budaya, dan keharusan memutuskan itu bagian dari kerjanya.
Catatan tulis tangan dan empat pertanyaan
Kakeibo mengandaikan Anda menuliskan belanja dengan tangan, di buku, pada hari kejadiannya. Gesekannya disengaja. Menulis satu nominal pelan-pelan, di sebelah nominal lain yang sudah Anda tulis minggu ini, adalah pengalaman yang berbeda dari transaksi yang lewat diam-diam di riwayat aplikasi dan baru Anda baca tiga minggu kemudian. Di akhir bulan Anda menjawab empat pertanyaan secara tertulis: berapa uang yang Anda punya, berapa yang Anda tabung, berapa yang Anda belanjakan, dan bagaimana Anda akan memperbaikinya bulan depan. Pertanyaan keempat adalah mesinnya. Ia memaksa Anda menyebut satu perubahan konkret, bukan suasana hati, dan halaman persiapan bulan berikutnya adalah tempat perubahan itu dibangun ke dalam angka.
Untuk siapa metode ini cocok
Kakeibo cocok untuk orang yang belanjanya impulsif alih-alih struktural, karena jeda antara ingin dan menuliskannya adalah tempat metode ini bekerja. Ia cocok untuk orang yang suka menulis, yang sudah terbiasa memegang jurnal atau agenda, dan yang merasa refleksi lebih menempel di kertas daripada di aplikasi. Ia cocok untuk penghasilan stabil dengan lantai biaya tetap yang jelas, karena halaman persiapannya mengandaikan Anda bisa menyebut biaya-biaya itu sebelum bulannya dimulai. Ia juga cocok untuk siapa pun yang pernah mencoba pelacakan otomatis lalu merasa grafik berkategori setelah kejadian tidak mengubah apa pun, karena kategorinya datang terlambat untuk memengaruhi satu keputusan pun.
Untuk siapa ia gagal, dan kenapa
Ia gagal untuk siapa pun yang tidak akan menulis setiap hari. Kakeibo tanpa catatan tangan bukan kakeibo, melainkan anggaran empat pos, dan satu minggu yang terlewat merusak angka sebulan karena tidak ada riwayat mutasi yang menambal bagian yang Anda lewatkan. Ia gagal untuk rumah tangga yang uangnya dipegang bersama, dan ini sisi tajamnya: satu buku di satu tas tidak bisa menangkap dua orang yang belanja di dua tempat. Ia gagal untuk penghasilan tidak tetap, karena halaman persiapannya butuh angka penghasilan sebelum bulan dimulai. Dan ia gagal untuk orang yang belanjanya kebanyakan lewat pendebetan otomatis dan langganan, karena transaksi itu tidak pernah melewati momen ketika sebuah pena bisa menyela.
Memetakan kakeibo ke amplop
Empat kelompok itu menjadi empat amplop induk: Bertahan Hidup, Pilihan, Budaya, ditambah amplop kelima untuk tabungan yang diisi paling pertama di hari penghasilan datang, bukan terakhir. Kelompok tambahan dan tak terduga lebih baik dijalankan sebagai amplop dana persiapan yang saldonya dibawa terus dari bulan ke bulan alih-alih direset, karena justru itu intinya: ada bulan yang tidak menyentuhnya sama sekali dan ada bulan yang menyerap satu perbaikan besar. Refleksi akhir bulan menjadi peninjauan terjadwal: duduk, baca apa yang benar-benar terjadi di tiap amplop, lalu pindahkan uang antaramplop untuk bulan depan berdasarkan jawaban atas pertanyaan keempat. Pencatatan manual mempertahankan bagian yang penting, karena Anda tetap mencatat sendiri tiap belanja dan memilih amplopnya.
Pertanyaan umum
Harus pakai buku tulis untuk kakeibo?
Tulisan tangan memang mengerjakan sesuatu yang nyata, jadi coba kertas dulu selama satu bulan. Yang benar-benar penting adalah jedanya: mencatat tiap belanja sendiri, satu per satu, dekat dengan waktu kejadiannya. Pencatatan manual di aplikasi mempertahankan jeda itu; sinkronisasi otomatis dari rekening tidak, karena tidak ada yang diminta dari Anda pada saat uang keluar. Kalau Anda sudah mencoba kertas lalu bukunya hilang atau harinya bolong, pencatatan manual dengan empat kelompok yang sama adalah versi yang sah. Pengelompokan otomatis bukan.
Apa yang masuk bertahan hidup dan apa yang masuk pilihan?
Bertahan hidup adalah yang tetap Anda beli di bulan yang sempit: belanja dapur, obat, ongkos ke tempat kerja, kebutuhan rumah dasar. Pilihan adalah yang pertama Anda lepas: makan di luar, jajan, kopi, pakaian yang belum diperlukan. Ujiannya bukan apakah Anda menikmatinya, melainkan apakah memotongnya mengubah kemampuan Anda menjalani hari. Belanja dapur tetap bertahan hidup meski Anda membeli sesuatu yang enak; makanan yang sama tapi diantar adalah pilihan. Kalau Anda benar-benar ragu, masukkan ke pilihan, karena versi diri Anda yang sedang mengisi buku bukan hakim yang netral.
Bagaimana kakeibo menangani pengeluaran mendadak?
Untuk itulah kelompok keempat ada, dan itu sebabnya kakeibo tidak runtuh saat ban pertama bocor. Simpan satu amplop untuk itu yang saldonya dibawa ke bulan berikutnya alih-alih direset ke nol, supaya bulan yang sepi membangun cadangan yang dipakai bulan yang ramai. Kalau amplopnya habis, langkah jujurnya adalah mencatat kekurangannya di refleksi akhir bulan dan menaikkan pengisiannya bulan depan, bukan menarik dari tabungan lalu berpura-pura bulannya berjalan sesuai rencana.
Jalankan anggaran ini di ponsel Anda
Envelope Budget menaruh amplop-amplop ini di saku Anda. Beri tugas untuk tiap nominal, catat pengeluaran begitu terjadi, dan lihat berapa yang benar-benar tersisa.
Unduh Envelope BudgetiPhone · catat manual, tanpa koneksi bank · uji coba gratis 7 hari