✉️ Envelope Budget Unduh aplikasinya

BerandaBerapa yang wajar dibelanjakan

Berapa yang wajar dibelanjakan untuk tempat tinggal?

Aturan 30% yang beredar di mana-mana berasal dari batas administratif perumahan di Amerika Serikat, dihitung dari gaji kotor, dan mengandaikan sewa ditagih tiap bulan. Tiga-tiganya tidak cocok di sini. Ujilah dengan cara lain: jumlahkan seluruh biaya tempat tinggal untuk dua belas bulan ke depan, termasuk sewa kos atau kontrakan yang dibayar sekaligus di muka, bagi dua belas, lalu bandingkan dengan gaji bersih bulanan Anda. Sebagai pita perencanaan, bukan hasil survei, jaga totalnya di bawah sekitar sepertiga gaji bersih. Kalau sewanya dibayar setahun sekaligus, itu bukan tagihan bulanan melainkan Dana Persiapan terbesar yang pernah Anda jalankan.

Aturan 30% itu menjawab pertanyaan orang lain

Angka 30% bukan temuan tentang berapa yang sanggup dibayar sebuah rumah tangga. Itu garis administratif: lembaga perumahan di Amerika Serikat menyebut sebuah rumah tangga terbebani biaya tempat tinggal kalau porsinya melewati 30% dari penghasilan, dan definisi kebijakan itu bocor keluar lalu beredar sebagai nasihat keuangan pribadi. Penyebutnya juga salah untuk Anda. Gaji kotor tidak pernah sampai ke tangan Anda karena pajak dan iuran wajib sudah dipotong lebih dulu, dan besar potongan itu berbeda-beda antarorang. Yang lebih menentukan lagi, aturan itu menganggap sewa datang sebagai tagihan bulanan. Di sini kos dan kontrakan sering dibayar tiga, enam, atau dua belas bulan sekaligus, dan sebuah rasio bulanan tidak bisa membaca uang yang keluar setahun sekali dalam satu tarikan.

Ubah dulu sewa di muka jadi angka bulanan

Sebelum menghitung persentase apa pun, samakan satuannya. Ambil nominal yang benar-benar Anda bayarkan untuk satu periode sewa, entah per tiga bulan, per enam bulan, atau per tahun, lalu bagi dengan jumlah bulan yang ditanggungnya. Itulah biaya tempat tinggal bulanan Anda yang sebenarnya, dan itu angka yang dipakai di seluruh halaman ini. Langkah kedua lebih penting daripada langkah pertama: mulai sekarang isi amplop sebesar angka itu setiap bulan, bahkan di bulan-bulan yang tidak ada tagihannya. Rumah tangga yang terlihat aman selama sebelas bulan lalu ambruk di bulan kedua belas hampir selalu rumah tangga yang menganggap bulan tanpa tagihan sewa sebagai bulan yang longgar. Bulan itu tidak longgar. Bulan itu bulan menabung sewa.

Hitung semua yang menempel pada tempat tinggal

Sewa jarang berdiri sendiri. Tambahkan listrik kalau meterannya atas nama Anda sendiri, air kalau ditagih terpisah, iuran lingkungan, keamanan dan sampah, biaya parkir kendaraan, dan langganan internet rumah kalau ada. Untuk kamar kos tanpa dapur dan tanpa tempat mencuci, dua baris lagi sebenarnya bagian dari biaya tempat tinggal: laundry kiloan dan selisih biaya makan karena semua makanan dibeli jadi. Terakhir, masukkan ongkos berangkat kerja. Kamar yang lebih murah tiga puluh menit lebih jauh sering menghabiskan selisihnya di ongkos ojek online dua kali sehari. Menjumlahkan enam baris ini adalah satu-satunya cara membandingkan dua pilihan tempat tinggal secara jujur, karena harga sewa saja tidak pernah menjelaskan mana yang lebih murah.

Rasio yang sama terasa berbeda di tiap penghasilan

Persentase gampang menipu karena yang menentukan bukan porsinya, melainkan sisanya. Bayangkan biaya tempat tinggal yang persis sama pada dua orang. Pada yang penghasilannya kecil, porsi itu mungkin lebih dari separuh gaji bersih, dan sisa yang tinggal harus menanggung makan, transportasi, pulsa, iuran kesehatan, dan setiap biaya tak tetap yang muncul. Sisa itu tidak akan bertahan lama. Pada yang penghasilannya jauh lebih besar, kamar yang sama nyaris tidak terasa. Kamarnya tidak berubah sedikit pun. Karena itu sebuah persentase tidak bisa jadi vonis: lantai biaya makan dan transportasi hampir tidak turun mengikuti penghasilan, jadi rasio yang nyaman di atas menjadi mustahil di bawah. Yang perlu Anda tahu bukan rasionya, melainkan apa yang masih berdiri di belakangnya.

Diagnosis: sewa kemahalan muncul dua amplop kemudian

Tempat tinggal yang terlalu mahal jarang mengaku sebagai masalah sewa, karena sewa selalu terbayar. Yang mengaku adalah amplop lain. Perhatikan empat gejala: amplop Belanja Dapur habis di minggu ketiga setiap bulan, servis kendaraan terus ditunda sampai jadi kerusakan, urusan kesehatan digeser ke bulan depan, dan saldo tujuan menabung Anda tidak bergerak sejak pindah kos. Kalau empat-empatnya muncul bersamaan, penyebabnya bukan Anda boros belanja. Uangnya sudah diambil di baris paling atas. Salah menunjuk penyebab membuat masalah ini tidak bisa diperbaiki, karena tidak ada jumlah kedisiplinan belanja yang bisa mengembalikan uang yang sudah keluar sebelum bulan dimulai. Yang ada cuma tiga tuas: perpanjangan sewa berikutnya, berbagi kamar atau rumah, dan penghasilan.

Perubahan amplop minggu ini

Buat dua amplop, bukan satu. Amplop pertama bernama Sewa dan diisi setiap bulan sebesar biaya sewa tahunan Anda dibagi dua belas, tidak peduli kapan tagihannya jatuh. Amplop kedua bernama Listrik dan Air dan diisi rata sepanjang tahun, bukan sebesar tagihan bulan ini. Tulis tanggal jatuh tempo sewa berikutnya di catatan amplop pertama, karena tanggal itulah satu-satunya informasi yang menentukan apakah Anda sedang aman atau sedang terlambat. Setelah keduanya jalan, jumlahkan dan bagi dengan gaji bersih Anda. Envelope Budget mencatat manual tanpa koneksi bank, jadi sisa amplop Sewa terlihat di layar utama dan di widget layar kunci, bukan tersembunyi di dalam saldo rekening yang campur aduk.

Pertanyaan umum

Aturan 30% itu dari gaji kotor atau gaji bersih?

Versi aslinya memakai penghasilan kotor, dan itu salah satu alasan aturan itu kurang berguna. Gaji kotor mengandung uang yang tidak pernah bisa Anda belanjakan karena sudah dipotong sebelum masuk rekening. Ujilah pada gaji bersih, yaitu angka yang benar-benar ditransfer ke Anda, dan sertakan semua yang menempel pada tempat tinggal, bukan cuma sewanya. Persentasenya akan terlihat lebih besar dengan cara ini, dan memang seharusnya begitu, karena itulah beban yang sebenarnya Anda rasakan tiap bulan.

Bagaimana kalau kos saya harus dibayar setahun di muka?

Perlakukan sebagai Dana Persiapan, bukan tagihan. Ambil nominal satu tahun, bagi dua belas, dan isi amplop sebesar itu setiap bulan mulai bulan pertama Anda menempati kamar. Saat tanggal perpanjangan tiba, uangnya sudah ada dan tidak ada satu pun keputusan baru yang perlu diambil. Kalau Anda baru mulai dan tanggal perpanjangan tinggal beberapa bulan lagi, bagi sisa kebutuhan dengan jumlah bulan yang tersisa, bukan dengan dua belas, lalu perbaiki ritmenya di periode berikutnya.

Listrik dan air ikut dihitung sebagai biaya tempat tinggal?

Ikut dihitung saat Anda menguji rasio, meskipun amplopnya dipisah. Alasannya sederhana: kamar yang sewanya lebih murah tapi listriknya ditanggung sendiri bisa lebih mahal daripada kamar yang sewanya lebih tinggi tapi sudah termasuk semuanya, dan perbandingan itu tidak akan pernah terlihat kalau Anda hanya membandingkan harga sewanya. Untuk pencatatan harian, tetap pisahkan amplopnya, karena sewa itu tetap sementara listrik dan air bergerak, dan Anda perlu melihat mana yang bergerak.

Jalankan anggaran ini di ponsel Anda

Envelope Budget menaruh amplop-amplop ini di saku Anda. Beri tugas untuk tiap nominal, catat pengeluaran begitu terjadi, dan lihat berapa yang benar-benar tersisa.

Unduh Envelope Budget

iPhone · catat manual, tanpa koneksi bank · uji coba gratis 7 hari

Terkait