✉️ Envelope Budget Unduh aplikasinya

BerandaTujuan menabung

Cara nabung biaya mudik Lebaran

Mudik adalah pengeluaran besar yang tanggalnya sudah diketahui setahun sebelumnya, tiketnya harus dibeli berbulan-bulan di muka, dan totalnya jauh melampaui ongkos perjalanan itu sendiri. Cara menyusunnya bukan menebak, melainkan menghitung mundur: ambil total pengeluaran mudik tahun lalu dari riwayat Anda sendiri, tambahkan yang terlewat, bagi dengan jumlah bulan sampai keberangkatan, dan isi satu amplop bernama. Kami tidak menyebut harga tiket, bahan bakar, atau tol, karena semuanya berubah dan berbeda per rute.

Mudik bukan liburan, ia tenggat

Perbedaan pentingnya bukan besar biayanya melainkan bahwa hampir semua bagiannya punya tanggal keras. Tiket dijual pada tanggal tertentu dan habis. Cuti sudah diputuskan berbulan-bulan sebelumnya. Hari raya tidak bergeser mengikuti kesiapan dompet siapa pun. Karena itu mudik lebih mirip tagihan berjadwal daripada perjalanan yang bisa diundur, dan itu sebenarnya kabar baik: pengeluaran dengan tanggal pasti adalah jenis pengeluaran yang paling mudah didanai lewat amplop dana persiapan, karena Anda tahu persis berapa bulan yang tersedia sejak hari pertama. Yang membuatnya terasa berat setiap tahun hanyalah bahwa hitung mundurnya tidak pernah dimulai.

Susun totalnya dari enam baris

Tulis enam baris dan isi dengan angka Anda sendiri. Pertama, transportasi pergi pulang untuk semua yang ikut, entah tiket, bahan bakar dan tol, atau sewa kendaraan. Kedua, akomodasi kalau tidak menginap di rumah keluarga. Ketiga, oleh-oleh dan hantaran untuk keluarga di kampung. Keempat, amplop untuk keponakan dan orang tua, dihitung per orang dari daftar nama. Kelima, makan dan pengeluaran harian selama di sana, yang hampir selalu lebih besar daripada di rumah sendiri. Keenam, biaya perjalanan lokal selama di kampung. Kami tidak mengisi satu pun angkanya; Anda yang punya rutenya dan Anda yang punya daftarnya.

Sumber angka terbaik adalah tahun lalu

Ingatan tentang biaya mudik hampir selalu meleset ke bawah, karena pengeluarannya tersebar di banyak transaksi kecil selama dua pekan. Yang tidak meleset adalah riwayat. Buka catatan transfer dan belanja Anda pada rentang dua pekan sebelum sampai satu pekan sesudah hari raya tahun lalu, pilih yang berkaitan dengan mudik, dan jumlahkan. Angka itu, ditambah baris-baris yang tahun lalu Anda tutup dengan cara lain, adalah titik awal yang jauh lebih baik daripada perkiraan apa pun. Setelah punya angka itu, tambahkan margin untuk kemungkinan kenaikan harga tanpa menebak besarnya kenaikan, misalnya dengan membulatkan ke atas.

Hitung mundur dari tanggal penjualan tiket, bukan dari hari raya

Tenggat Anda yang sebenarnya bukan hari keberangkatan. Ia adalah hari ketika tiket dijual, karena di situlah bagian terbesar uangnya harus sudah ada sekaligus. Cari tahu kapan penjualan dibuka untuk moda yang Anda pakai, lalu susun dua tenggat: satu untuk baris transportasi, yang harus penuh sebelum tanggal penjualan, dan satu untuk sisa baris, yang harus penuh sebelum keberangkatan. Bagi masing-masing dengan jumlah bulan yang tersedia. Cara ini menghilangkan pola yang paling sering terjadi, yaitu membeli tiket dengan cara berutang karena tanggalnya datang sebelum tabungannya. Kalau Anda memakai kendaraan sendiri, tenggat pertama Anda bergeser ke servis sebelum berangkat, dan perlakukan itu dengan cara yang sama persis.

Apa yang membuat rencana mudik gagal

Mengandalkan THR untuk menutup seluruhnya, sehingga kalau angkanya berbeda dari dugaan, seluruh rencana bergeser dalam sepekan. Menghitung ongkos perjalanan saja dan melupakan amplop untuk keluarga serta makan selama di sana, yang bersama-sama sering lebih besar daripada tiketnya. Menetapkan total amplop untuk keluarga tanpa daftar nama, sehingga ia terlampaui setiap kali muncul satu nama baru. Dan yang paling mahal: memulai amplopnya dua bulan sebelum berangkat, ketika angka bulanannya sudah menjadi mustahil dan satu-satunya jalan tinggal menambah kewajiban baru. Yang terakhir ini yang paling bisa dicegah, karena tanggalnya sudah diketahui sejak mudik sebelumnya selesai. Mulai amplopnya di bulan berikutnya dan seluruh masalah ini menghilang tanpa perlu berhemat lebih keras.

Susunan amplopnya

Satu amplop bernama Mudik dengan target sebesar total enam baris Anda dan tanggal keberangkatan sebagai tenggat, ditambah satu amplop terpisah untuk transportasi kalau tiket harus dibeli lebih awal. Isi setiap gajian sepanjang tahun, bukan hanya di bulan-bulan terakhir, karena inti dari dana persiapan adalah membagi beban ke bulan-bulan yang tenang. Di Envelope Budget target dan tenggatnya menempel di amplop, jadi sisa jarak dan sisa waktu terlihat bersamaan, dan setelah pulang Anda bisa menutup amplopnya sampai nol untuk mendapatkan angka nyata yang jadi target tahun depan. Kalau Anda mudik bersama pasangan, buat amplop bersama yang bisa dilihat berdua, karena mudik adalah tempat paling umum dua orang merasa sudah mengeluarkan lebih banyak.

Pertanyaan umum

Biaya mudik biasanya berapa?

Kami tidak menerbitkan angka untuk rute mana pun, karena biaya mudik berbeda berkali lipat menurut jarak, moda transportasi, jumlah orang yang ikut, dan berapa banyak keluarga yang menerima amplop. Angka rata-rata mana pun akan menyesatkan sebagian besar pembaca. Angka yang benar sudah ada di riwayat Anda sendiri: jumlahkan pengeluaran dua pekan sebelum sampai satu pekan sesudah hari raya tahun lalu, dan pakai itu sebagai titik awal untuk tahun ini.

Kapan sebaiknya mulai menabung untuk mudik?

Sebulan setelah mudik sebelumnya selesai, dan itu bukan lelucon. Menabung sejak awal siklus membuat setoran bulanannya kecil dan hampir tidak terasa; menabung mulai dua bulan sebelum berangkat membuat setoran bulanannya mustahil. Kalau tahun ini sudah terlambat, hitung sisanya secara terbuka dengan membagi kekurangan dengan bulan yang tersisa, dan pastikan amplopnya tetap berjalan setelah Anda pulang supaya tahun depan tidak mengulang keadaan yang sama.

Bagaimana kalau THR tidak cukup untuk menutup biaya mudik?

Susun rencananya sejak awal seolah THR tidak ada, dan perlakukan THR sebagai percepatan, bukan sebagai sumber utama. Alasannya bukan pesimisme melainkan urutan: besaran dan waktu datangnya tidak sepenuhnya bisa Anda kendalikan, sementara tanggal penjualan tiket bisa. Kalau ternyata tetap kurang setelah amplop berjalan, tuas yang tersedia adalah memangkas baris yang paling lentur, yaitu oleh-oleh dan pengeluaran harian selama di sana, atau mengubah moda transportasi, dan keduanya diputuskan sekarang alih-alih di loket.

Jalankan anggaran ini di ponsel Anda

Envelope Budget menaruh amplop-amplop ini di saku Anda. Beri tugas untuk tiap nominal, catat pengeluaran begitu terjadi, dan lihat berapa yang benar-benar tersisa.

Unduh Envelope Budget

iPhone · catat manual, tanpa koneksi bank · uji coba gratis 7 hari

Terkait