Beranda › Kurangi satu pos pengeluaran
Cara menekan biaya les dan kegiatan anak tanpa menghentikan semuanya
Biaya les dan kegiatan anak membengkak karena ditambahkan satu per satu, masing-masing terasa kecil, dan tidak pernah dijumlahkan bersama seluruh biaya yang menempel seperti transportasi, perlengkapan, dan biaya ujian atau pentas. Perbaikannya adalah menghitung biaya total per kegiatan per bulan, menetapkan berapa kegiatan yang muat dalam anggaran maupun dalam waktu anak, lalu meninjaunya setiap semester alih-alih membiarkan semuanya berjalan otomatis selama bertahun-tahun.
Hitung biaya penuh per kegiatan, bukan biayanya saja
Setiap kegiatan punya biaya yang menempel di sekitarnya, dan biaya itu sering menyamai atau melampaui biaya kegiatannya sendiri. Ada transportasi antar jemput yang berulang beberapa kali seminggu. Ada perlengkapan, seragam, atau alat yang harus dibeli di awal dan diganti ketika anak tumbuh. Ada biaya ujian, kenaikan tingkat, pentas, atau lomba yang muncul beberapa kali setahun. Dan ada waktu orang tua, yang bukan uang tetapi nyata. Tulis semuanya untuk tiap kegiatan dan ubah menjadi angka per bulan. Setelah itu barulah perbandingan antar kegiatan masuk akal, dan sering kali urutannya berubah dari perkiraan awal.
Batasi jumlah, bukan hanya nominalnya
Menetapkan batas dalam bentuk jumlah kegiatan per anak biasanya lebih mudah dijalankan daripada batas nominal, karena ia juga melindungi hal yang tidak terlihat di anggaran, yaitu waktu dan energi anak. Anak yang jadwalnya penuh setiap hari sering tidak mendapat manfaat lebih besar dari anak yang mengikuti satu atau dua kegiatan dengan sungguh-sungguh. Ketika ada permintaan kegiatan baru, aturannya menjadi jelas dan tidak perlu diperdebatkan setiap kali: sesuatu harus keluar supaya sesuatu bisa masuk. Aturan itu juga mengajarkan anak memilih, yang merupakan keterampilan yang lebih berguna daripada mengikuti semuanya sekaligus. Perhatikan juga waktu perjalanan menuju tempat kegiatan, karena jam yang habis di jalan diambil dari waktu keluarga dan waktu istirahat anak.
Tinjau tiap semester, jangan berjalan otomatis
Kegiatan yang sudah berjalan cenderung terus berjalan tanpa ada yang mempertanyakan, terutama kalau pembayarannya rutin. Padahal minat anak berubah, dan kegiatan yang dulu ditunggu bisa berubah menjadi kewajiban yang diseret. Tetapkan satu waktu peninjauan setiap semester: tanyakan pada anak mana yang benar-benar ia nantikan, perhatikan kehadirannya, dan hitung ulang biaya per bulannya. Berhenti dari kegiatan yang tidak lagi diminati bukan kegagalan; membiarkannya berjalan setahun lagi karena sudah terlanjur adalah pemborosan sekaligus beban bagi anak. Peninjauan ini memakan waktu setengah jam dan sering menemukan pos yang cukup besar. Lakukan peninjauan sebelum periode pembayaran berikutnya dimulai, bukan sesudahnya, supaya keputusan berhenti tidak berarti kehilangan uang yang sudah disetorkan.
Pilihan yang lebih murah yang sering terlewat
Sebelum memilih tempat berbayar, periksa apa yang tersedia di sekolah itu sendiri, karena kegiatan ekstrakurikuler di sekolah sering berbiaya jauh lebih kecil dan tidak menambah perjalanan. Periksa juga kegiatan yang diselenggarakan lingkungan atau komunitas setempat. Untuk pelajaran yang sifatnya keterampilan, pertimbangkan kelas berkelompok alih-alih privat, atau berbagi guru dengan satu atau dua keluarga lain yang anaknya sebaya, dengan pembagian biaya dan jadwal yang disepakati di awal. Untuk perlengkapan, cari yang bekas terlebih dahulu, terutama untuk kegiatan yang belum jelas akan diteruskan atau tidak. Tanyakan juga kepada orang tua lain di sekolah yang sama, karena informasi tentang kelompok belajar atau kegiatan bersama biasanya beredar dari mulut ke mulut dan tidak pernah diumumkan di mana pun. Satu pertanyaan sering menghemat berbulan-bulan biaya.
Amplop: satu pos untuk kegiatan, terpisah dari sekolah
Pisahkan amplop kegiatan dari amplop sekolah, karena keduanya berperilaku berbeda: biaya sekolah punya tanggal yang pasti dan sulit dinegosiasikan, sementara kegiatan adalah pilihan yang bisa disesuaikan. Memisahkannya membuat Anda melihat dengan jelas berapa yang keluar untuk hal yang bisa dipilih. Isi bulanan dengan total kegiatan yang berjalan, dan tambahkan setoran kecil ke Dana Persiapan untuk biaya ujian, pentas, dan perlengkapan yang muncul beberapa kali setahun. Catat setiap pembayaran, termasuk yang tunai ke guru les, supaya angka semester berikutnya berdasarkan data. Kalau amplop ini terus membesar dari semester ke semester tanpa ada yang keluar dari daftar, itu tanda bahwa aturan jumlah kegiatan perlu ditegakkan kembali sebelum jadwal anak dan anggaran keluarga sama-sama penuh.
Pertanyaan umum
Berapa banyak kegiatan yang sebaiknya diikuti anak?
Ini keputusan keluarga dan bergantung pada usia, minat, dan jadwal anak, jadi kami tidak akan menetapkan angka. Yang bisa dikatakan dari sisi anggaran maupun kewarasan jadwal: batas dalam bentuk jumlah lebih mudah dijalankan daripada batas nominal, dan menetapkan bahwa sesuatu harus berhenti agar sesuatu bisa dimulai menghapus perdebatan berulang. Perhatikan juga waktu perjalanan, karena kegiatan yang jauh memakan waktu keluarga jauh lebih banyak daripada durasi kegiatannya sendiri.
Bagaimana kalau anak ingin berhenti di tengah semester?
Tanyakan dulu penyebabnya sebelum memutuskan, karena keinginan berhenti kadang datang dari kesulitan sementara dan kadang dari ketidakcocokan yang nyata. Kalau biayanya sudah dibayar untuk satu periode, biasanya masuk akal menyelesaikan periode itu, dan itu juga mengajarkan komitmen. Yang sebaiknya tidak dilakukan adalah memperpanjang otomatis periode berikutnya sambil berharap minatnya kembali. Dari sisi anggaran, uang yang dibebaskan sebaiknya langsung diberi tugas baru, bukan dibiarkan mengendap dan diserap pengeluaran lain.
Bagaimana menganggarkan biaya lomba dan pentas yang mendadak?
Perlakukan sebagai pengeluaran yang bisa diperkirakan meski tanggalnya belum diketahui, karena hampir semua kegiatan punya beberapa acara seperti itu dalam setahun. Tanyakan pada penyelenggara di awal periode berapa kali biasanya ada acara berbiaya dalam setahun, lalu perkirakan totalnya, bagi dua belas, dan masukkan ke Dana Persiapan. Dengan begitu, ketika undangan lomba atau pentas datang dua minggu sebelum acara, uangnya sudah ada dan keputusan ikut atau tidak bisa dibuat berdasarkan minat anak, bukan berdasarkan sisa saldo.
Jalankan anggaran ini di ponsel Anda
Envelope Budget menaruh amplop-amplop ini di saku Anda. Beri tugas untuk tiap nominal, catat pengeluaran begitu terjadi, dan lihat berapa yang benar-benar tersisa.
Unduh Envelope BudgetiPhone · catat manual, tanpa koneksi bank · uji coba gratis 7 hari